Visitor Map

Sabtu, 21 Juli 2012

SHALAT TAHAJUD


Sumber: http://tuntunansholatdankumpulandoa.blogspot.com

“ SHALAT TAHAJUD ”

A. PENGERTIAN DAN ASAL MULA
Shalat tahajud adalah shalat yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur, walaupun tidurnya hanya sebentar. Hal ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam kata "tahajjud", yaitu "bangun dari tidur". Jadi syarat untuk melaksanakanshalat tahajud adalah "telah tidur sebelumnya", walau sebentar. Hukum shalat tahajud adalah sunat mu'akkad, yaitu sangat dianjurkan, sebab menurut hadits nabi, shalat yang paling utama dikerjakan setelah shalat fardhu adalah shalat tahajud. Jumlah rakaat shalat tahajud minimal 2 rakaat, dan maksimal tidak terbatas.
Jadi shalat tahajud boleh dikerjakan berapa saja, sekuatnya. Rasulullah saw pernah mengerjakan shalat tahajud sebanyak 10 rakaat ditambah 1 rakaat sunat witir, 8 rakaat ditambah 1 rakaat sunat witir, dan 8 rakaat ditambah 3 rakaat sunat witir. Jadi dalam melaksanakan shalat tahajud sebaiknya ditambah dengan shalat sunat witir. Shalat tahajud ini hendaknya dikerjakan 2 rakaat 2 rakaat (2 rakaat salam). Sedangkan shalat sunat witirnya, jika dikerjakan lebih dari satu rakaat, misalnya 3 rakaat,boleh dikerjakan sekaligus dengan satu salam, boleh pula dikerjakan 2 rakaat dahulu, kemudian 1 rakaat sisanya.

B. DALIL AL-QUR’AN DAN HADITS
Berfirman Allah SWT di dalam Al-Qur’an : Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.”
Nabi SAW telah bersabda: “ Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Sorga dengan selamat.”(HR Tirmidzi)
Bersabda Nabi Muhammad SAW.: “Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim ) Al-Isro’ : 79)

C. FADILAH/KEUTAMAAN

Bersabda Rosulullah SAW :
“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.” ( HR Muslim )
Nabi SAW bersabda lagi : “Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim )
Rasulullah SAW bersabda : “Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanya disiram air.” (HR Abu Daud)
Bersabda Nabi SAW : “Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hingga
keduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”(HR Abu Daud)
Tentang keutamaan shalat Tahajud tersebut, Rasulullah SAW suatu hari bersabda : “Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”
Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh semua manusia.
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.
Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.
3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.
(Bahan (materi) di ambil dari buku “RAHASIA SHALAT SUNNAT” (Bimbingan

D. KAIFIYAT/TATA-CARA PELAKSANAANNYA

Adapun waktu pelaksanaan shalat tahajud adalah setelah bangun dari tidur dan setelah shalat isya, baik di awal malam (sepertiga malam pertama antara waktu Isya dan pukul 22.00 WIB), tengah malam (sepertiga malam kedua, antara pukul 22.00 dan pukul 01.0.0 WIB), maupun akhir malam (sepertiga malam yang terakhir, antara pukul 01.00 dan menjelang subuh). Sepertiga malam yang terakhir inilah waktu yang paling utama untuk melaksanakan shalat tahajud. Karena menurut hadits nabi, pada waktu itu rahmat Allah turun, sehingga barang siapa berdoa akan dikabulkan, barang siapa meminta akan diberikah, dan barang siapa memohon ampun akan diampuni oleh Allah.
Cara pelaksanaan shalat tahajud sama dengan cara pelaksanaan shalat fardhu, baik gerakan maupun bacaannya. Perbedaannya hanyalah pada niat.

Niat shalat tahajud adalah:
USHALLIISUNNATATTAHAJJUDI RAK'ATAINI LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati pada saat takbjratul ihram). "Aku (niat). shalat sunat tahajud 2 rakaat, karena Allah Ta'ala" Setelah selesai melaksanakan shalat tahajud, dilanjutkan dengan shalat sunat witir. Setelah itu dilanjutkan dengan membaca doa berikut, yaitu:
ALLAAHUMMA LAKAL HAMDU ANTA QAYYIMUS SAMAA WAATI WAL ARDHI WA MAN FIIHINNA. WA LAKAL HAMDU ANTA MALIKUS SAMAA WAATI WAL ARDHI WA MAN FIIHINNA. WA LAKAL HAMDU ANTA NUURUS SAMAAWAATI WAL ARDHI WA MAN FIIHINNA. WA LAKAL HAMDU ANTAL HAQQU, WA WA'DUKAL HAQQU, WA LIQAA'UKA HAQQUN, WA QAULUKA HAQQUN, WAL JANNATU HAQQUN, WANNAARU HAQQUN, WANNABIYYUUNA HAQQUN, WA MUHAMMADUN SHALLALLAAHU 'ALAIHI WASALLAMA HAQQUN WASSAA'ATU HAQQUN. ALLAAHUMMA LAKA ASLAMTU, WA BIKA AAMANTU, WA 'ALAIKA TAWAKKALTU, WA ILAIKA ANABTU, WA BIKA KHAASHAMTU, WA ILAIKA HAAKAMTU, FAGHFIRLII MAA QADDAMTU, WA MAA AKH-KHARTU, WA MAA ASRARTU, WA MAA A'LANTU, WA MAA ANTA A'LAMU BIHIMINNII. ANTAL MUQADDIMU, WA ANTAL MU'AKHKHIRU, LAA ILAAHA ILLAA ANTA, WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAR.
Artinya:
"Wahai Allah! Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah Yang Hak (benar),janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad saw itu benar, dan hari kiamat itubenar(ada). Wahai Allah! Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah." (Dalam membaca doa di atas, dan doa-doa lainnya, sebaiknya diawali dengan membaca "hamdalah" dan "shalawat kepada Nabi Muhammad", serta diakhiri dengan "hamdalah" pula, seperii doa setelah shalat Fardhu). Setelah selesai membaca doa, hendaklah dilanjutkan dengan membaca istighfar sebanyak-banyaknya. Istighfar yang dibaca adalah:


ASTAGHFIRULLAAHALA AZHIIM. ALLADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBUILAIH.
Artinya:
"Akumemohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung,yang tak ada Tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya" Atau boleh pula dibaca istighfar berikut:


ALLAAHUMMA ANTA RABBII LAA ILAAHATLAA ANTA, KHALAQTANII WA ANA 'ABDUKA, WA ANA 'ALAA AHDIKA WA WA'DIKA MASTATHA'TU. A'UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHANATU, ABUU'U LAKA BINI'MA-TIKA 'ALAYYA WA ABUU'U BIDZANBII, FAGHHRLII, FA INNAHUU LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUB AILLAA ANTA.
Artinya:
"Wahai Allah! Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau, Engkau telah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu, dan aku pun berada dalam janji-Mu, menurut kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa saja yang telah kulakukan. Kuakui kepada-Mu nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, dan kuakui dosaku. Karena itu ampunilah aku, karena tak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau"

21 komentar:

  1. ilmu baru secuil sudah banyak bicara......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gila kamu ya muslim atau bukan?pesugihan itu haram!!! Dasar laknat

      Hapus
  2. Niat shalat tahajud diatas, itu buatan nabi mana ??
    tolong minta hadistnya, nabi muhammad membaca itu :p

    BalasHapus
  3. Trims ats infony, smoga bs mmbrkn mnfaat bg orng yg bnr2 ingn mndptkn hidayahNy. Sungguh sngt bruntng jk kt bs mmbrkn ilmu yg brmnfaat mskpn hny sebuah ucpn basmallah..........krn yg mnilai kt hnylh Allah smata

    BalasHapus
  4. Sepertix org ini baru belajar agama. Tolong tunjukkan tetang dalil hadist yg shohih tentang niat usolli & doa2 d atas yg lainx

    BalasHapus
    Balasan
    1. pengalaman saya selama ini malah menunjukkan orang yg dikit2 minta dalil itu biasanya baru belajar agama, atau kenal agama br abis lulus sma, jd dia cari ilmu buat menjatuhkan sama diadu sama ilmu orang lain, coba belajar lagi ttg perbandingan mazhab biar ndak selalu merasa yg paling berhak pegang kunci surga, afwan ya akhi

      Hapus
  5. Bersungguh2 dalam sunnah jauh lebih baik daripada bersungguh2 dalam bid'ah yg sering anda lakukan. Emangnya enak disuruh ngapalin doa segitu banyaknya TANPA tuntunan dari rasulullah, doa buatan siapa itu? Kiai dukun? :v

    Apalagi menyoal niat, apa2 pakai niat, isya niatnya beda, maghrib niatnya beda, zuhur niatnya beda, tahajud niatnya beda, jangan2 cium nisan kuburan juga ada niatnya lagi? Allah maha tau apa yg kita sedang kerjakan, niat itu sudah otomatis keluar ketika kita sedang/sudah melakukan sesuatu sesuai apa yg kita niatkan, allah ga tuli dan juga tidak buta wahai para pelaku bid'ah.

    Bung, islam diciptakan dengan mudah, manusialah yang mempersulitnya dengan amalan2 yang tidak ada contohnya dari rasulullah.... :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg pake niat gitu biasanya madzhab syafii bung Anonim, sebelum menyalah2kan lebih banyak orang coba diperluas lagi belajar lebih banyak lagi jd tau dalil yg dipegang orang lain

      Hapus
    2. Sepengetahuan saya ada kalangan yang menggunakan niat, ada sebagian kalangan lainnya yang tidak perlu menggunakan niat. Krn pd saat takbir aja sudah ad niat tersendiri di dalam hati. Bung Anonim, kelihatan bgt kalau anda sedikit kurang berilmu dalam berbicara. Afwan ya... :)

      Hapus
  6. Kenapa niat dan sholat tahajud disini malah diperdebatkan

    BalasHapus
  7. ya Allah ya Rabbi ada orang posting bagus malah diajak bantah2an...
    pengalaman saya yg orang2 mrengkel dikit2 ngajak bantah2an itu yg baru belajar Islam pas kuliah atau baru tau beda mahrom sm muhrim lalu merasa sudah tau segala-galanya.. naudzubillah

    BalasHapus
  8. Mas anonim bukan org Nu x,makan'a kalo shalat g pake niat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya pakai niat tapi didalam hati , tidak dilafatkan karena gak ada tuntunan

      Hapus
    2. y ky gnilah setan akan menghancurka umat islam nek dbt terus ky gni...mbok wes ben karepmu arep nganut seng ndi kno..seng pnting kulo nu aswaja hehehe

      Hapus
  9. Saudarku Kaum Muslim dan Mukmin Mari Kita Bersatu Jangan saling berbantah2han, Sesungguhnya Allah SWT Maha mengetahui dan mendengar apa yang kita kerjakan, Mari Kita Sambung tali silaturahim dan takutlah kepada Allah SWT.

    BalasHapus
  10. Saya melek agama dr kyai NU..,setelah menikah saya condong ke muhamadiyah...,krn bayak logisnya. Tp urusan sholat saya msh pk niat, lebih mantep di hati.Lha do'a nya saya cuma pk bahasa ibu aja ,,,eh malah bnyk yg d kabulkan tuh mas bro.soooo...,hemat saya jgn psng judul yg membenarkan diri ato tunjuk.sana sini.mari bersatu... Salam satu jiwa...we are moslem!!!!

    BalasHapus
  11. pke niat bagus ga pake jg ga apa2 ga jelek...
    boleh numpang brtanya:
    1. tau kenapa ALLAH SWT mencitakan al_qolam(pena) untuk menuliskan takdir. pdhl ALLAH SWT lbih dr mampu bila hnya melakukn itu.
    2. tau knp ALLAH menciptakan malaikat untk melaksanakn tugas2 yg berikanNya.
    pdhl ALLAH SWT lbih dr mampu untuk melakukan smua tugas para malaikat dan ALLAH SWT bukanlh Dzat yg memerlukan bantuan.

    mohon bantuanya ya.........??

    BalasHapus
  12. pke niat bagus ga pake jg ga apa2 ga jelek...
    boleh numpang brtanya:
    1. tau kenapa ALLAH SWT mencitakan al_qolam(pena) untuk menuliskan takdir. pdhl ALLAH SWT lbih dr mampu bila hnya melakukn itu.
    2. tau knp ALLAH menciptakan malaikat untk melaksanakn tugas2 yg berikanNya.
    pdhl ALLAH SWT lbih dr mampu untuk melakukan smua tugas para malaikat dan ALLAH SWT bukanlh Dzat yg memerlukan bantuan.

    mohon bantuanya ya.........??

    BalasHapus
  13. Kaum wahabi ngga bisa jawab yg begitu mas, otaknya wahabi ngga bisa menerima yg bgt, wahabi menerima sesuatu yg hanya bisa masuk akal. Contoh kenapa manusia harus makan, atau kenapa setelah makan perut terasa kenyang. Pokoknya pemikiran kaum wahabi begitu. Ntar klu org wahabi klu lapar dan klu dia beli makanan di warung makan cukup hanya dgn niat dihati pasti udah kenyang ngga perlu minta makanan dgn bersuara.

    BalasHapus
  14. Saatnya umat muslim bersatu bukan tercerai berai seperti ini.setau saya islam itu y islam.apa itu wahabi?apa itu NU? Apakah NU dan wahabi ada dalam alquran dan hadist?admin,judul yg antum buat tolong diganti jgn memprovokasi.

    BalasHapus
  15. Nu masuk surga wahani masuk jannah....amiin

    BalasHapus